Tampilkan postingan dengan label Agent Orange. Tampilkan semua postingan

From Saigon with Love: Speechless di War Remnants Museum


War Remnants Museum adalah salah satu tempat di Saigon yang bikin saya salut banget dengan pemerintah Vietnam pada umumnya. Tempat ini bukan sekedar museum sejarah dan perjuangan menurut saya. Tapi suatu simbol 'keberanian' dari pemerintah Vietnam untuk menyuarakan masa lalunya meski berbeda dengan apa yang telah dituturkan selama ini sekaligus menceritakan bagaimana efek dari Perang Vietnam itu terhadap kehidupan orang Vietnam saat ini. 


Pernah denger kan tentang Perang Vietnam yang berlangsung selama lebih dari 19 tahun?? Kalau madih bingung tentang apa perang Vietnam itu....silakan buka wikipedia, deh!! Nah, museum ini bercerita tentang kejadian selama perang Vietnam itu berlangsung....tentu saja dari kacamata Vietnam. Sekedar informasi, orang Vietnam menyebut 'Perang Vietnam' itu dengan 'American War' atau 'Perang Amerika'

Museum ini dibagi menjadi beberapa tema. Tema yang pertama bercerita mengenai propaganda yang digunakan selama perang,. Tema kedua bercerita mengenai efek dari Agent Orange, dan tema yang ketiga menceritakan tentang perang Vietnam itu sendiri dari kacamata negara Barat.  Di bagian luar, selain menampilkan beberapa kendaraan dan tank yang digunakan selama Perang Vietnam, ada satu bagian yang menarik tapi lumayan bikin kita ngeri, yaitu bagian yang bercerita tentang ruang penyiksaan. Di  bagian ini kita bisa mengetahui teknik-teknik penyiksaan yang dilakukan pada masa perang dahulu sekaligus alat-alat penyiksaannya. 
Silakan dibaca...teknik-teknik penyiksaannya
'tiger cage' dulu para tawanan dimasukkan ke dalam kandang ini
Goulettine
Di dalam museum

Meski ini museum yang bercerita tentang perang, tapi museum ini jauh dari kesan spooky. Dan, terlepas dari kontroversi yang sering timbul dari para pengunjung (saya sempat mendengar perdebatan seru dari dua orang pengunjung bule), museum ini sangat layak untuk dikunjungi.  



TIPS TRAVELER
1. Museum ini buka dari jam setengah delapan pagi hingga jam dua belas, istirahat siang dari jam dua belas hingga jam satu, dan buka lagi dari jam setengah dua hingga jam lima
2. Kemarin saya datang sekitar lima belas menit sebelum jam istirahat. Is it matter?? Tidak!!! Karena setelah istirahat saya datang lagi ke tempat ini dengan menggunakan tiket yang telah saya beli sebelumnya.
3. Harga tiket?? Seingat saya sekitar 15.000 Dong atau sekitar Rp. 7500,00


From Saigon with love: Korban Agent Orange

PERHATIAN: Jangan sekalipun membayangan si Agent Orange itu ganteng dan charming seperti Agen 007! Jangaaannn!!! Karena keduanya sungguhlah berbeda...

Mari kita sedikit belajar sejarah Vietnam! Selama perang Vietnam berlangsung, Amerika mempergunakan senjata kimia dalam program Perang Herbisida. Bahan-bahan kimia tersebut adalah jenis dari herbisida dan defoliant. Nah, Agent Orange adalah kode nama untuk bahan-bahan kimia tersebut.
Menurut wikipedia, Agent Orange ini setidaknya telah membunuh 400.000 penduduk Vietnam dan 500.000 anak lahir dengan kondisi cacat akibat orang tua yang terpapar racun dari agent orange ini.
Oke!! Cukup belajar sejarahnya. Sekarang, ada hal penting lain yang akan saya bicarakan. Yaitu tentang anak-anak yang terlahir cacat akibat agent orange ini.

Para korban Agent Orange yang sedang bekerja
Beberapa kali saya menemukan orang-orang muda yang kuat namun cacat di penjuru Ho Chi Minh. Iseng saya suka bertanya dengan mereka penyebab kecacatan mereka. Apakah karena kecelakaan atau karena hal lain. Rata-rata mereka menjawab kalau mereka cacat sejak lahir. Lahir dengan anggota tubuh yang tidak lengkap. Mereka adalah korban si Agent Orange itu.

Pedihkah menjadi korban si Agent Orange? Saya bertanya pada beberapa dari mereka. Dengan bahasa Inggris yang terbata mereka berkata bahwa kepedihan tak akan mengubah kondisi mereka. Dan mereka bersyukur bahwa pemerintah Vietnam menyediakan banyak lapangan kerja untuk mereka sehinga mereka bisa hidup mandiri.

Dalam perjalanan menuju Cu Chi Tunnel, bis kami berhenti di suatu tempat. Suatu workshop handicraft yang dinamai "Handicapped Handicrafts". Bisa ditebak...para pekerja di workshop itu kebanyakan adalah korban si Agent Orange. Demikian pula di hall War Remnants Museum. Ada booth khusus bagi para korban Agent Orange untuk berkreasi dan menjajakan hasil kreasinya. Hebatnya, tidak terlihat wajah-wajah sok memelas karena mereka bertubuh tak lengkap!

Speechless saya menyaksikan ini...